Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Senin, 08 Oktober 2012

Notasi Musik


Notasi Musik
Nada tidak dapat dilihat atau diperlihatkan, tetapi dapat didengar ataupun diperdengarkan. Nada adalah bunyi yang getarnya teratur. Untuk menuliskan nada diperlukan notasi (simbol). Pada dasarnya, notasi hanya dapat melukiskan dua sifat nada, yaitu tinggi rendah dan panjang pendek. Warna nada dapat dilukiskan dengan notasi. Dengan notasi, kita dapat mengenal, membaca, menulis, dan menyanikan lagu
.

Jenis Notasi
Notasi dibedakan menjadi dua macam yaitu :
·       Notasi angka adalah system penulisan lagu yang menggunakan simbol angka – angka. Angka – angka yang dipakai adalah sebagai berikut { 1: do; 2: re; 3: mi; 4: so; 5: la; 6: si} dan (0) angka nol adalah tanda diam atau istirahat.

Dalam perkembangannya, notasi angaka kurang efektif karena tidak memiliki patokan tinggi rendahanya nada yang tetap. Notasi angka lebih cocok dipakai dalam pembelajran vocal (menyanyi).

·       Notasi balok adalah simbol atau tanda untuk menyatakan tinggi rendahnya suara yang diwujudkan dengan gambar. Notasi balok disebut juga notasi mutlak karena memiliki patokan tinggi nada yang tetap (a =440 Hz) sehingga sangat efektif dalam digunakan dalam bermain musik. Bagian bagian notasi balok dibagi menjadi tiga, yaitu bendera, tangkai, dan kepala.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Translate